You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
AEW Ragunan Sajikan Edukasi Madu Trigona (
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Budi Daya Lebah Trigona Dikembangkan di AEW Ragunan

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan tengah mengembangkan budi daya lebah trigona di Agro Edukasi Wisata (AEW) Ragunan, Jalan  Poncol, Ragunan, Pasar Minggu. 

Saat ini, 30 koloni lebah telah berhasil dibudidayakan

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, budi daya lebah trigona dikembangkan dengan tujuan sebagai wahana edukasi warga.

"Saat ini, 30 koloni lebah telah berhasil dibudidayakan bersama dengan Universitas Nasional (UNAS)," ujarnya, Selasa (31/10). 

Poktan Blongsong Farm Sukses Budi Daya Anggur

Hasudungan menuturkan, budi daya lebah trigona difokuskan pada jenis tetragonula biroi dan heterotrigona itama. Kedua jenis lebah tersebut dipilih karena tidak memiliki sengat dan mengandung manfaat lebih dari lebah penghasil madu lainnya.

Ia menambahkan, selain dikenalkan cara budi daya lebah trigona, pengunjung di AEW Ragunan juga dapat menikmati langsung madu dari sarangnya tanpa harus melalui proses penyaringan. 

"Melalui edukasi ini masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang baik bagi lebah serta ikut membudidayakannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1121 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1022 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye773 personFolmer
  5. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye727 personBudhi Firmansyah Surapati